Bangkit itu…

Saatnya Indonesia Bangkit

Suka liat iklan layanan masyarakat peringatan Hari Kebangkitan Nasional ngga’?
Iya, yang ada Dedi Mizwar-nya baca puisi.
Keren tu iklan. hehe…
Nah, ini ni hasil jerih payah nungguin tu iklan, mindah2 chanel cari yang sedang iklan, trus cepet2 nyatet di kertas sewaktu iklannya muncul. Akhirnya setelah ketemu dengan iklan itu sekian kali, selesai juga catetannya. haha.. :)

Bangkit itu susah…
Susah melihat orang susah.Senang melihat orang lain senang.
Bangkit itu takut…
Takut korupsi. Takut makan yang bukan haknya.
Bangkit itu mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi.
Bangkit itu marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan.
Bangkit itu malu…
Malu jadi benalu.Malu karena minta melulu.
Bangkit itu tidak ada…
Tidak ada kata menyerah. Tidak ada kata putus asa.
Bangkit itu Aku…
Untuk Indonesiaku.

Ayo Indonesia, bangkit donk!
Revolusi…!! Revolusi..!!

~ okey, aku ngaku kalah. T_T

Renungan di Hari Pendidikan

2 Mei. Ada yg ingat ini hari apa?
“Hari Jumat!”
Jika itu jawaban Anda, maka pertanyaan selanjutnya adalah:
Anda terlalu cerdas atau terlalu naif?
Haha… apapun,  bukan itu permasalahannya.
Seberapa banyak orang yang ingat bahwa hari ini diperingati sebagai hari pendidikan, tidaklah terlalu penting.
Seberapa banyak orang yang paham atas hakikat pentingnya pendidikan di hari ini (saat ini)? that’s what I’m talking about.

Coba lihat kembali sekeliling kita.
Seberapa banyak anak-anak yg menyalak di jalanan karena belum mendapat pendidikan yang seharusnya menjadi hak.
Atau bahkan mereka tidak sadar atau sengaja ditidaksadarkan bahwa mereka punya hak atau…
Kenapa?
Ah, tolong jangan sebut itu lagi.
jangan sebut-sebut masalah ekonomi lagi.
Indonesia negeri kaya yg salah urus.
Dan, sepertinya sudah terlalu banyak pikiran2 dari pemikir2 yg yang berpikir bahwa sistemya harus begini, ininya harus begini, dan itunya harus begitu.
Apalah arti sistem kalau manusianya tak tersistem.
Sudahlah, aku tak berkompeten untuk juga melangkah ke sana.
Lebih baik aku bercermin lagi ,
Seberapa sering aku bolos kuliah karena males?
Termaafkankah terlambat masuk kelas karena ngantuk?
Bisa dimaklumikah copy-paste tugas teman karena “kalau bisa dibuat mudah kenapa dipersulit”?
aduhhhh….
kita bener2 harus malu dengan Lintang. (sudah kubilang, kalian harus baca Laskar Pelangi. Temuilah Lintang di buku itu.)
haha…
apapun lah..
toh, ini cuma tulisan ngga’ jelas.