Sesaat sebuah tangisan tak tertahankan
perlahan memecah dalam keheningan
kau tertunduk, terdiam dalam temaram
menunggu waktu menghapus duka mendalam
menunggu setitik cahaya langit malam
apa yang salah denganmu?
sesuatu yang menjerat setiap anganmu?
sesuatu yang tak pernah tefikirkan olehku.
setiap penggalan kisahmu yg menuntunku
melintasi waktu, melihat masalalu.
dan kemudian gerimis membuka hari
mengganti setiap tetes embun pagi.
Kau katakan “aku suka hujan di pagi hari”
“Karena setelahnya memunculkan indah pelangi?”
“Karena meniupkan nafas ke jiwaku yang telah mati”
and this is my confession
I just lose my imagination
Oh, I feel cold and shivery
but I need no sympathy
In my pain, I need you to lift me up slowly
Perfection, will you show me,
the perfection
Than you keeps telling me to hold on
just faith to the holy of silent adoration
P.S. : Ini bukan curhat lho ya.. ![]()
May 29th, 2008 at 4:01 pm
huih,,lagi kasmaran banget kayanya
tunggu-tunggu,,buka kamus dulu baca ini,
dual bahasa nih puisinya,,tapi kenapa malah ga bisa nangkep yang bahasa Indonesianya ya?
maklum yah,,b ind ku aja pas-pasan,,maklum gede di Newyork
nice poetry man,,
May 29th, 2008 at 4:13 pm
wuiiih, cepet bgt commentnya. baru 10 menit dipost, udah dikasih comment. :mrgreen:
hyaahh! udah dibilang ini bukan curhat.
terserahlah mau ditafsirkan apa, itu menurutmu.
May 29th, 2008 at 6:07 pm
Sang maestro kembali lagi,,
May 29th, 2008 at 8:16 pm
ampuuuuun dije…
:mrgreen:
May 30th, 2008 at 12:05 am
ini gara2 aJoemOni kemaren dateng ko kostan nih sambil bawa selebaran :mrgreen:
May 30th, 2008 at 1:02 am
selebaran titi kamal ya?? hehehehe..
jadi gak nih ndri???
May 30th, 2008 at 4:36 pm
Puisinya bagus…
grazie ^^
May 31st, 2008 at 6:33 am
@Dimaz
aduuu… maestro bet.
@taufiq & aJOemOni
apa-apaan kalian?! titikamal dibawa-bawa. taufiq aja tu, siapa tau mau ngikutin sinetron Munajah Cinta.haha..
@widhi adrianna
hmhm.. makasih juga.^^
June 4th, 2008 at 8:32 pm
Ehm.. ehm.. cie cie.. bukan curhat tp apa y? koq menyimpan sesuatu dibaliknya..
June 5th, 2008 at 12:02 pm
@Atik Savitri
waduwww, kok “cie..cie..” si?
Bukan curhat, that’s all. :mrgreen:
menyimpan sesuatu dibaliknya?
haha… bukankah dunia memang menyimpan banyak hal yg tersembunyi dan tak kasat mata ragawi? :mrgreen:
Beruntunglah kita punya hati. hehe…
June 5th, 2008 at 7:29 pm
Beruntunglah qt punya hati.. ^^
Well.. bahkan smw M.H-Nya punya hati lho.. kcuali tumbuhan kali y?
June 25th, 2008 at 1:13 pm
baca berkali2 aku kok ngga nangkep juga maksudnya ya??? kayak ada tiga keadaan yang berbeda
June 26th, 2008 at 7:31 pm
@atik
tumbuhan ga punya hati. tapi bisa ‘merasa’ ga? mungkin orang biologi lebih tau gitu.
waduw. ada karin nyasar ke sini.:shocked:


@karina
emang sengaja dibuat biar orang yang baca bingung.
dan..berhasil..berhasil..bahkan seorang karin pun ngga’ nangkep maksudnya. hehe
tapi..emm..btul..btul..btul..
ada 3 keadaan dan 2 sudut pandang.
June 30th, 2008 at 3:56 pm
ah, ya 2 point of view. So i made it, right! berhasil!
July 1st, 2008 at 9:21 am
@karina

emm..honestly I’m not sure that we have same interpretation of it.
But..
since it is a poetry (yeah, lets say it as a poetry :mrgreen: ), you are totally free to make your own interpretation.right?
PS:siapapun, tolong benerin englishku yg kacau. :mrgreen:
July 2nd, 2008 at 11:11 am
hihihi, masih ada yang kasih koment juga yak?
waaahh, poem-mu yang ini…bikin semua orang penasaran kayaknya…hahaha ^^
July 5th, 2008 at 10:22 am
@Widhi
hah? emang gitu ya Wid? hehe..^^