, Daily life, 4 Comments

Sepertinya Kita Butuh Common Enemy

Tadi di debat cawapres ada salah satu pertanyaan dari moderator yang kira2 seperti ini: “Bagaimana caranya menyatukan bangsa Indonesia yg bermacam suku, agama, budaya, wilayah, dll. agar tidak terjadi perpecahan ataupun konflik horisontal?”. Bisa ditebak, jawaban semua cawapres normatif. Bahkan ada cawapres yang ketika ditanya apapun, ujung-ujungnya tetep menyampaikan masalah ekonomi. ;) ) (note: dia menyampaikan masalah, tapi belum menyampaikan solusi kongkritnya apa.)

Tadinya saya ingin ngajak main cawapres2an sama teman2 di plurk. Kita coba jawab pertanyaan2 yg disampaikan moderator seandainya kita jadi cawapres yg sedang debat. Biar fair, waktu iklan kita langsung posting jawaban versi kita di plurk. Spontanitas, ga pake mikir lama. Cukup fair kan? hehe. Tapi kq ya ribet, nanti malah ngga konsen nonton debatnya. Ide gagal terealisasi. :D
Tapi tadi saya sempat coba main2 sendiri. Mencoba menjawab pertanyaan itu secara spontan, setidaknya dalam hati. Untuk pertanyaan yg saya tulis di awal postingan ini, saya berpikir untuk menjawab seperti ini:

bla..bla..bla…Sebenarnya yang diperlukan oleh suatu organisasi (organisasi dalam arti luas= sekumpulan orang dalam satu wadah yg memiliki tujuan yg sama. Bisa negara, geng pertemanan, perusahaan, etc), untuk tetap solid adalah adanya common enemy. Musuh bersama. Contoh dalam skala besar bisa kita lihat bangsa kita dahulu di masa penjajahan. Bangsa kita bisa bersatu dan meminimalisir konflik internal karena adanya musuh bersama, yaitu kaum imperialis. “Tak peduli Anda dari suku apa dan agama apa, selama Anda orang pribumi yang sama2 menderita karena penjajah, maka Anda adalah teman saya. Kita bersama2 untuk mengusir musuh kita: Belanda”. See..perbedaan dan masalah2 lain menjadi tidak terlalu penting. Yang penting adalah “Usir penjajah dari tanah kita!”.
Tapi ketika common enemy itu hilang, mulailah muncul benih2 perpecahan. Ketika Belanda sudah berhasil diusir, muncullah konflik2 internal seperti misalnya: gesekan antara elite yg berbeda pandangan politik (nasionalis & islam), dst.

Contoh lain dalam skala yang lebih kecil bisa kita lihat dalam pertandingan sepakbola. Ketika tim nasional Indonesia bertanding di Piala Asia melawan Bahrain, semua orang di indonesia bersatu, merasa senasib sepenanggungan untuk mendukung timnas. Tak terkecuali kelompok2 suporter yang biasanya tak pernah akur semacam The Jak-nya Persija dan Viking-nya Persib. Untuk sementara, semua kelompok suporter damai2 saja duduk bersebelahan di tribun Gelora Bung Karno. Berjingkrak dan bersorak bersama meneriakkan “Indonesia!”, bahkan saling berpelukan ketika Bambang Pamungkas mencetak gol ke gawang Bahrain. Kenapa? Karena ada common enemy: Bahrain. Tetapi ketika Piala Asia berakhir, common enemy sudah tidak ada, hehehe…aksi lempar batu antar suporter tak akan terlalu sulit untuk kita cari. :D

So, kita butuh common enemy. The question is “siapa common enemy kita sekarang?”.
*1. Dengan normatif saya akan berkata* Kemiskinan! Kebodohan! Koruptor!, kita harus jadikan itu sebagai common enemy kita, bla, bla, bla….
*2. Dengan tanpa pikir panjang efeknya saya akan bilang* Malaysia!!
*3. Tapi kalau mau jujur dan agak nyengir, seharusnya saya bilang* hmm…ya itu dia..kita sekarang ngga punya common enemy yang benar2 real bisa kita lihat untuk membangkitkan semangat persatuan dan rasa senasib sepenanggungan kita, kecuali…di saat2 tertentu..seperti event sepakbola, piala thomas & uber, olimpiade, dan event2 olah raga lain.

*Tiba-tiba tim sukses saya yg duduk di sebelah pojok barisan depan kursi penonton mengedip-ngedipkan mata, memberi kode seakan2 berkata ‘hus..hus..ini debat cawapres bukan debat calon menteri olahraga’.
Akhirnya, karena ini berfikir bahwa ini hanya retorika, maka saya memilih jawaban no.1, sambil menggerutu ‘ini yg jadi cawapres siapa si? mau pidato, naskahnya dibikinin tim sukses. mau jawab, dikasih kode. jangan2 nanti yg memilih menteri dan menyusun RAPBN adalah tim sukses dan konsultan politik jg.’*

Demikianlah kira2 ketika saya main2 menjadi cawapres.
Bagaimana dengan Anda? Mau jawab apa? :D

, Wordpress, 5 Comments

Aneh. Cara Posting Vimeo di Wordpress

Ternyata memasukkan video Vimeo ke wordpress agak ‘tricky’. Berbeda dengan ketika kita memposting video dari Youtube. Kalau dari Youtube, kita tinggal copy paste embednya ke editor versi HTML ketika kita menulis postingan. Kalau Vimeo, … ada  2 cara.

Kalau blog Anda ada di wordpress.com, caranya:
misalnya url videonya adalah http://www.vimeo.com/4962225, maka tinggal tulis di editor kita seperti ini [vimeo http://www.vimeo.com/4962225].

Kalau Anda memakai worpress di hostingan sendiri (tidak di wordpress.com), caranya sama seperti memposting video Youtube. Pastekan saja script embednya di editor Anda.

Selesai.

Kenapa bisa berbeda? Saya juga ngga ngerti. Tadi saya sempat bermasalah ketika mencoba memposting Vimeo. Akhirnya berhasil dan menyimpulkan caranya memang berbeda. Aneh. #:-S

Tom Jerry 5. Bölüm

President Obama Speaks to the Muslim World from Cairo, Egypt

P.S.
Dua video di atas ngga ada hubungannya lho. Dipilih secara acak. Cuma untuk contoh. :D

, Internet, 9 Comments

Yang Unik dari Event ‘Rebutan Username Facebook’

Anda termasuk orang yg ikut event ‘Rebutan Username’ yg diadakan Facebook sabtu, 13 Juni kemarin? Saya tidak berencana ikut rebutan, tapi karena ada sarana prasarana yg tersedia (speedy lancar, listrik nyala, matigaya ON,  dititipin pula sama Dimaz & Taufiq untuk daftarin usernamenya), jadilah sekitar satu jam setelah event dibuka, saya mendaftarkan username ke Facebook. Standar saja, saya pilih username ‘andrisetiawan’. Masih available !  Lanjut dengan username Dimaz yang nitip didaftarin juga. Tapi… saya lupa tanya Dimaz ingin username apa (doh). Saya cuma tanya password untuk login ke accountnya. Mau sms tapi males. :P . Dengan naluri membabibuta..saya pilihkanlah username ‘dimazarno’ untuk Dimaz, sama dgn domain blognya.  Semoga aja memang ini yang dinginkan.  :D . Aiihh…satu lagi kelupaan. Si Taufiq juga minta didaftarkan username..tapi dia ngga menitipkan passwornya jg. Yowis..lupakan saja. :P   *di akhir cerita…si topiq ngambek karena ternyata dia sudah mengirimkan passwordnya via wall FB. hihihi.. *

Bagaimana dengan Anda? Apa username yg Anda pilih? Mungkin, sebagian besar orang akan sedapat mungkin memilih username yang sesuai dengan namanya. Jika masih available, tentunya. Seperti saat kita mendaftarkan email. Tapi, ada hal yg unik dari event ini. Adalah Christine Shipley yang agak nyentrik.  Dia tidak memilih username ‘christine’, atau ’shipley’, atau ‘christine.shipley’ tapi memilih username ‘default.aspx‘, sehingga profilnya dapat diakses dengan alamat www.facebook.com/default.aspx.  Silakan coba liat :D .  Bagi yang biasa bergelut di dunia web development khususnya, pasti tahu uniknya di mana. :D .  Sekilas alamat tersebut seperti halaman utama Facebook.  Halaman utama Facebook menampilkan profil Christine Shipley! (woot) .  Website yang dibangun dengan bahasa ASP akan menjadikan default.aspx sebagai halaman utamanya, seperti layaknya index.php pada bahasa PHP. Tapi…ya…kita tahu Facebook dibangun dengan PHP, bukan dengan ASP. So… ya begitulah. :D

Seberapa rame event ‘Rebutan Username Facebook’ ?

Bloomberg menyebutkan data-data seputar event kemarin.

- Dalam 7 menit pertama, 345.000 orang telah mendaftarkan usernamenya.
- Dalam 15 menit pertama, 500.000 orang telah mendaftarkan usernamenya.
- Kalkulasi yg diberikan Bloomberg, menghasilkan catatan ada sekitar 550 orang mendaftarkan username setiap detiknya.

Sebagai catatan, jumlah account Facebook di seluruh dunia saat ini mencapai 200 juta. Wuiiih…

Apa yang bisa kita pelajari dari angka-angka ini? banyak. Salah satunya, dari sisi teknis, adalah perencanaan reliability server. Seberapa kuat server kita menangani akses yang demikian besar seperti itu? Bagaimana menangani kasus ketika server kita dibanjiri oleh traffic yang sedemikian besar. Ini mengingatkan saya pada event ‘Download day’-nya Firefox 3 beberapa bulan yang lalu. Untuk menangani request yang diprediksi akan membludak, Firefox sudah menyiapkan distributed sever dan miror-miror server untuk mendownload Firefox 3.  Hal ini tentu untuk mencegah terjadinya ’server down’ ketika diakses oleh begitu banyak user. Seberapa rame event Download day-nya Firefox 3? Lebih dari 8 juta orang mendownload Firefox 3 dalam satu hari!! Ini adalah world record!

Mungkin masih banyak hal lagi yang bisa kita pelajari dari event-event semacam ini. Ada yg amau berbagi? atau mau berbagi alamat Facebook anda? :D

Sekian postingan saya, sekedar untuk pemanasan setelah sekian bulan tidak ngeblog. :P

, Catatan Kecil, 5 Comments

Gutenberg-Renaisans, Tim Berners Lee-Internet, Kita?

Apa perbedaan antara zaman prasejarah dengan zaman sejarah?
Seingatku, dari pelajaran SMP dan SMA, zaman pra-sejarah adalah zaman dimana manusia belum mengenal tulisan. Zaman pra-sejarah berakhir menjadi zaman sejarah ketika manusia sudah mengenal tulisan. Betapa berartinya sebuah kata ‘tulisan’. Tulisan merupakan lompatan besar dalam sejarah manusia. Tulisan menjadi bukti ilmiah sejarah peradaban manusia. Siapa orang pertama yang bisa menulis (membuat kode, menggambar, atau apapun itu bentuknya)? Siapa makhluk tuhan yang beruntung diberi hidayah untuk bisa memulai sejarah itu? Wallahu’alam.

Gutenberg menemukan mesin cetak

Sekitar tahun 1450, seorang Jerman bernama Johann Gutenberg berhasil menemukan sebuah mesin cetak buku. Mungkin karena sehari-hari dia bekerja di sebuah percetakan buku, maka kemudian dia berusaha -dan akhirnya berhasil- menemukan mesin yang membuat proses pencetakan buku menjadi berkali-kali lebih cepat dari sebelumnya. Sebelum Gutenberg menemukan mesin cetak itu, memperbanyak buku biasa dilakukan dengan cara ditulis tangan atau dengan membuat cetakan dengan ukiran pada kayu. Satu lempengan kayu untuk cetakan satu halaman buku. Bisa dibanyangkan, berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk mencetak satu buku. Dan bisa dibayangkan juga, betapa besar cost untuk mencetak buku. Hingga akhirnya, Johann Gutenberg berhasil menemukan mesin cetak buku.

Efek dari penemuan itu sungguh luar biasa. Dari beberapa buku dan artikel yg saya baca, mesin gutenberg merupakan salah satu triger yang membangkitkan Renaisans di Eropa (selain tentu saja masih ada sebab-sebab Renaisans yang lain seperti pergolakan politik, agama, budaya, dll). Dengan mesin gutenberg, buku-buku dapat diperbanyak dengan murah dan cepat. Produksi buku bisa dilakukan secara besar-besaran. Itu berarti ilmu pengetahuan dari para ahli bisa disebarkan secara luas. Transfer ilmu dari peradaban yang sudah maju dapat dilakukan dengan cepat. Singkat cerita, dari sisi teknis, mesin gutenberg memungkinkan akselerasi perkembangan sejarah peradaban manusia dengan lebih cepat. Eropa -tempat ditemukannya mesin gutenberg- menjadi peradaban yang paling beruntung. Dengannya, dimulailah renaisans. Renaisans yang membangunkan kembali Eropa dari tidurnya selama 1000 tahun di masa kegelapan. Renaisans yang membangkitkan Eropa menjadi peradaban yang paling maju saat itu-mungkin sampai sekarang.
Continue reading… »

, Internet, 9 Comments

Mendeteksi Orang yang YM Statusnya Invisible

Knapa ya yahoo memberikan feature ’status invisible’ pada YM-nya? Kan ngga’ adil gitu, kita bisa lihat orang lain tapi orang lain ngga’ bisa lihat kita. Atau mungkin sebagian dari kita menganggap itu ngga’ ada hubungannya dengan masalah keadilan? wong, orang2 yg visible fine2 aja dilihat oleh orang yg invisible, ngga’ ada yg protes. hehe… Atau mungkin ada yg berpendapat itu adil-adil aja, kan semua orang sama-sama mendapat feature untuk bisa invisible. hehe…

Ah, susah memang mendefinisikan keadilan. Apalagi ketika kita sendiri justru tidak merasa bahwa kita sedang ditidakadili.
whatever lah…

Oiya, aku kan mau sharing trik untuk ngintip orang yang status YM-nya invisible yah. Kita bisa liat orang yg lagi invisible. So, klo anda jg berfikir invisible itu ngga’ adil, maka artikan saja ini sebagai melawan ketidakadilan dengan ketidakadilan. hwehehe…
gimana caranya? aku ngga’ tau caranya :P .
lah? yang tau caranya itu website ini nih: http://www.4invisible.com/
Silakan menuju TKP. :D

Now, there is no one can hide from you, even it’s a cat.  :) )

hidden

, Catatan Kecil, 10 Comments

Pelangi-Edensor-Inggris-Robin Hood-Bryan Adams

hmm…pertama-tama inget pelangi,
trus…inget Edensor,
trus…jd inget pedesaan inggris yg masih alami dengan rumah-rumahnya yg jaman dulu banget. hehe..
padang rumputnya luas, jalannya naik turun, pagar rumahnya pake batu, ada batu-batu besar juga. seger banget kesannya :D
trus… jd inget film Robin Hood, kalo ngga’ salah yg main Kevin Costner.
model-model rumahnya kan kayak gitu juga. hehe
trus..inget soundtracknya deh.
Lagunya Bryan Adams yg “Everything I do, I do it for You”. :D
Continue reading… »